03
Tanda Buka Puasa dan Adzan Maghrib di Televisi
Filed Under (Agamais, Berita dan Cerita) by wewenk on 03-09-2009
Tagged Under : adzan, televisi

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera semuanya. Tulisan ini terinspirasi dari salah seorang teman Facebook saya yang pernah menuliskan status mengenai adanya stasiun televisi yang tidak menayangkan Adzan Magrib namun menayangkan beberapa iklan sebagai gantinya.
Tulisan ini mungkin akan sedikit bersifat kontroversial melihat saya juga membaca berbagai macam tulisan orang yang mungkin tidak sependapat dengan apa yang akan saya sampaikan ini.
Pembaca yang budiman, bagi kita-kita yang muslim, di bulan suci Ramadhan ini tentunya menjalankan ibadah Puasa bukan? Nah.. apalagi ketika menantikan saat berbuka, kadangkala kita mencari-cari siapa sih yang lebih tepat mengumandangkan Adzan Magrib tanda berbuka puasa? Biasanya masjid-masjid di sekitar kita, para muadzin telah terlebih dahulu berbuka, baru mengumandangkan Adzan. Maka salah satu media yang segera mengumandangan Adzan adalah televisi. Mungkin itu televisi swasta nasional atau juga televisi swasta lokal (daerah).
Nah berikut saya akan membahas hilangnya Adzan Magrib di beberapa stasiun televisi swasta.
Insya Allah, kita semua tahu bahwa di Televisi lazimnya saat masuknya waktu Shalat Maghrib atau Shubuh senantiasa diputar kumandang Adzan. Saya yang menjadi penonton televisi swasta sejak tahun 1992 cukup mengingat bahwa sejak tahun tersebut sampai berakhirnya Orde Baru, televisi swasta selalu menayangkan Adzan Magrib, walaupun disesuaikan dengan waktu Shalat daerah Ibukota Jakarta.
Namun setelah masuk zaman (yang katanya) Reformasi, beberapa stasiun televisi swasta (yang saya perhatikan ada tiga), tidak ikut menayangkan Adzan Magrib. Sesekali sempat tertangkap oleh saya, ketika Adzan Magrib akan dimulai dituliskanlah di layar televisi : “Saatnya Adzan Magrib untuk Wilayah Jakarta dan Sekitarnya”. Kemudian mulai lah Adzan Magrib diputar. Beberapa kali tertangkap oleh saya, Adzan sempat terputar beberapa detik, kemudian dengan tiba-tiba berganti langsung dengan iklan komersial.
Jika anda perhatikan, iklan komersial tersebut hampir selalu sama setiap harinya. Hanya urutannya saja yang berbeda. Sementara iklan tersebut termasuk iklan yang jarang diputar di waktu-waktu lainnya. Bahkan iklan tersebut bukan kategori iklan yang tayang di jam-jam premiere.
Secara hukum, dalam Undang-Undang Nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran, tidak disebut-sebut sama sekali tentang pemutaran Adzan di televisi. Akan tetapi, rasanya tidak mungkin dulunya televisi swasta menayangkan Adzan Maghrib tanpa ada anjuran atau diatur oleh Pemerintah. Mungkin kalau tidak diatur demikian, seluruh televisi swasta akan memilih menayangkan iklan komersial ketimbang Adzan. Kan lebih menguntungkan stasiun televisi yang bersangkutan?
Banyak juga di situs forum atau jejaring sosial yang berkomentar lain tentang Adzan di televisi. Bahkan ada yang berkata dengan bangga bahwa dia akan menghilangkan suara (mute) di televisinya ketika kumandang Adzan diperdengarkan di televisi. Astagfirullah….
Namun saya tidak bermaksud untuk mengajar sesama. Saya juga seorang Muslim “Tanggung” yang senantiasa belajar dan belajar untuk mencari jalan ke Surga. Tapi untuk mengulang apa yang pernah diajarkan guru-guru agama saya, bahwa bagi saya kumandang Adzan bukan hanya sebagai tanda untuk menyuruh kita melakukan Shalat.
Kumandang Adzan bukan hanya sebagai “alarm” untuk ummat Islam melaksanakan Shalat. Ingatkah ketika kita dilahirkan di dunia, Orang Tua diwajibkan untuk mengumandangkan Adzan di telinga kita? Ingatkah bahwa Adzan juga harus dikumandangkan di telinga kita ketika wajah kita menyentuh liang lahat??
Kumandang Adzan adalah Irama Allah yang megingatkan kita akan kuasa Allah SWT.
Demikian tulisan ini. Semoga Bermanfaat. Jika ada hal-hal yang salah tertulis oleh saya di atas, mohon diingat bahwa kesempurnaan hanya milik Allah.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.











hmmm anak2 aku seneng banget ketika mendengar azan, baik itu di TV atau di masjid dekat rumah.
Tp TV mana ya yg tidak menayangkan itu? hehhe tanda2 kiamat neh keknya ..
)
Penasaran juga TV mana ya yang tidak menayangkan itu? Hehehe…
Mungkin beberapa kali yang ditangkap oleh Bang Wendy itu karena hal-hal di luar kontrol mereka, misalnya kesalahan teknis atau bagaimana.
Tapi memang miris sekali kalau ada yang menghilangkan suara (mute) di televisinya ketika kumandang Adzan diperdengarkan di televisi.
Sepertinya, semakin menunjukkan kebobrokan moral dan agama kita…