Sedikit-sedikit GOLPUT, sedikit² GOLPUT, GOLPUT kok sedikit?
Sedikit mengutip gaya bahasa Bapak Isa di salah satu acara reality show di MetroTV.
Mengapa demikian, banyak memang beredar pernyataan-pernyataan akan GOLPUT pada Pemilu 2009 nanti. Permasalahan bangsa ini sudah sedemikian rumitnya kah hingga anak-anak bangsa sudah mulai melepaskan hak nya untuk memberikan suara lewat Pemilu? Mungkin juga. Mungkin juga tidak. Dan bagi saya, jawabannya adalah tidak. Permasalahan bangsa ini terletak pada kepedulian kita bersama sebagai Rakyat Indonesia untuk membangun negara ini dengan tenaga dan pikiran.
Belum dengan materi. Jika dengan tenaga dan pikiran saja kita tidak mau mengorbankannya kepada Negara ini, apalagi materi?
Ingatkah anda ketika bangsa-bangsa di Asia mengalami krisis ekonomi yang berat di seputar tahun 1996-1998 yang lalu? Saya masih ingat ketika itu negara Thailand adalah salah satu negara terdampak krisis moneter (krismon). Namun apa? Kurang lebih satu setengah tahun mereka kembali bangkit. Saya ingat betul ketika itu menonton berita di televisi, bahkan rakyat-rakyat Thailand yang terbilang berharta lebih rela mengorbankan hartanya untuk kebangkitan negaranya. Bagaimana dengan bangsa Indonesia? Hingga saat ini sepertinya belum ada perkembangan yang berarti.
Kembali ke masalah Golput. Apa itu GOLPUT? Golput alias Golongan Putih adalah Kelompok Orang-Orang yang tidak terbentuk dalam satu organisasi manapun, tetapi menyatakan diri tidak akan memberikan hak pilihnya dalam Pemilihan Umum (Pemilu).
Bagi saya pribadi Golput adalah sekelompok orang yang tidak peduli terhadap bangsanya. JIka mereka menjawab pernyataan saya ini dengan kalimat “Habisnya, dipilih pun negara ini tidak akan maju”, atau dengan kalimat, “Mau naikin orang jadi pejabat kenapa kita yang repot?” maka saya akan menjawab, itulah buktinya anda tidak peduli dengan bangsa/negara anda.
Pertanyaan saya selanjutnya kepada mereka yang Golput adalah, Apa yang telah anda korbankan untuk bangsa ini sehingga anda begitu banyak menuntut negara ini memberikan pengorbanan/materi kepada anda?
Pemilu 2009 kurang dari 9 bulan lagi. Pada tanggal 9 April 2009 nanti, berkorbanlah untuk negara ini dengan sedikit berjalan ke TPS dan menorehkan tanda pada surat suara, kemudian menjebloskannya ke kotak suara. Hanya dengan 3 tindakan tersebut, anda sudah berkorban bagi bangsa dan negara ini, untuk lima tahun ke depannya. Satu suara anda mungkin akan bisa membawa perubahan pada negeri ini.
Apabila anda tidak melakukan ini, berarti anda tidak cinta dengan negara ini. Dengan tidak memberikan suara anda pada Pemilu 2009, anda tidak berhak menikmati keberhasilan pembangunan atas hasil pemilu mendatang. TIdak ada ruginya jika anda menggunakan hak anda dalam memberikan suara. Bahkan anda merugi jika tidak memberikan suara anda.
Memang Memberikan Suara pada Pemilu hanyalah salah satu dari sekian banyak cara untuk berkorban kepada negara. Dan ini hanyalah satu pengorbanan kecil. Belum lagi pengorbanan yang dilakukan para aparat keamanan dalam mengamankan negara. Mereka mempertaruhkan nyawanya! Dan pada Pemilu kita hanya memberikan suara!
Jika selama ini ada pejabat yang pernah anda pilih mengingkari janjinya, itulah sebabnya anda harus memilih! Bukankah dengan memilih orang yang benar anda bisa melakukan perubahan? Memang satu suara saja mutlak untuk menang, namun satu suara anda sangat-sangat berpengaruh terhadap perubahan. Maka jika anda menginginkan perubahan berikanlah suara anda. Jika anda memilih golput, artinya anda tidak menginginkan perubahan.
Maka daripada itu, KATAKAN TIDAK UNTUK GOLPUT!!!
Namun bagaimanapun, saya tetap optimis… Jumlah Oknum Pelaku GOLPUT pada Pemilu 2009 nanti, tidak akan berdampak signifikan thd perkembangan pemerintahan ke depannya.